Dalam negara modern, penamaan tidak hanya berlangsung di ruang keluarga atau budaya, tetapi juga di dalam birokrasi. Negara memberi nama melalui dokumen resmi seperti KTP, sensus, dan berbagai kategori administratif. Apa yang tampak sebagai proses teknis—mengisi formulir, mencentang kategori—sebenarnya adalah proses politik yang menentukan bagaimana warga dikenali dan diatur. JamesContinue Reading

Dalam banyak tradisi keagamaan, nama memiliki makna yang sangat penting. Nama tidak hanya berfungsi sebagai label identitas, tetapi juga sebagai penanda keyakinan, tradisi teologis, dan posisi sosial dalam masyarakat. Karena itu, penamaan dalam konteks agama sering kali menjadi arena politik identitas yang kompleks. Siapa yang berhak menentukan nama suatu kelompokContinue Reading

Dalam kehidupan sehari-hari, nama suatu kelompok etnis sering dianggap sebagai sesuatu yang alami dan tidak dipersoalkan. Kita menyebut kelompok tertentu dengan istilah seperti “Jawa”, “Arab”, “Inuit”, atau “Aborigin” seolah-olah nama tersebut secara langsung mencerminkan identitas kelompok tersebut. Namun dalam kajian antropologi dan sosiologi, nama etnis tidak selalu lahir dari dalamContinue Reading

Di banyak kota di dunia, orang sering melewati jalan, alun-alun, atau gedung publik tanpa memikirkan makna di balik nama tempat tersebut. Padahal nama-nama itu bukan sekadar petunjuk lokasi. Ia merupakan bagian dari lanskap simbolik yang membentuk memori kolektif masyarakat. Nama jalan, kota, atau bangunan publik sering kali dipilih secara sadarContinue Reading

1 2 3 4 5