Pergeseran Nama Pesantren dan Identitas yang Berubah
Ada masa ketika nama pesantren di Indonesia terasa sangat dekat dengan tanah. Ia tidak terdengar asing, tidak berjarak, dan tidak perlu diterjemahkan. Nama-nama seperti Tebuireng, Tambakberas, Lirboyo, Maskumambang—semuanya lahir dari tempat, dari lanskap, dari kehidupan sehari-hari masyarakat yang mengitarinya. Pesantren, pada masa itu, tidak hanya menjadi institusi pendidikan, tetapi jugaContinue Reading






