Meskipun sudah banyak sarjana yang meneliti budaya Minang, tidak banyak dari mereka yang secara spesifik mendalami tentang penamaan. Rona Almos, Bahren, Zilda Alamanda dan Reniwati merupakan sedikit dari scholar di Indonesia yang melakukan penelitian tentang penamaan. Keempet peneliti dari Jurusan Sastra Daerah Program Studi Bahasa dan Sastra Minangkabau Fakultas SastraContinue Reading

Secara sederhana penamaan dapat dimaknai sebagai proses dimana orang dikelompokkan berdasarkan lingkungannya. Premis utama dari gagasan ini adalah bahwa nama merupakan aktivitas politik yang sangat dipengaruhi oleh isu-isu kekuasaan (Vuolteenaho dan Berg, 2017). Hal yang sama terjadi pula pada Komunitas Dayak di Kalimantan Barat. Penamaan yang ada pada komunitas tersebutContinue Reading

Mayoritas penduduk Kalimantan Barat adalah Suku Dayak, Suku Melayu, dan Tionghoa. Namun demikian, etnisitas di Kalimantan Barat lebih heterogen. Suku Melayu di Kalimantan Barat terdiri dari banyak kelompok suku, seperti Bugis, Banjar dan lainnya[1]. Suku melayu menyebar hampir di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Kelompok Melayu Sambas, kelompok Melayu Mempawah, kelompokContinue Reading

Kawasan Timur Indoensia menyediakan contoh budaya yang mungkin lebih dapat dipahami sebagai bagian dari sebuah peninggalan karakter India yang lebih baru. Maluku banyak melambangkan masyarakat bahari yang dipengaruhi oleh dualisme. Mitos asal-usul mengungkap dualisme lautan-daratan, bumi-langit, dan dunia atas-dunia bawah yang dijumpai di sepanjang wilayah yang dihuni oleh orang-orang penuturContinue Reading

1 2