Nama seperti Jan, Pieter, atau Anneke mungkin terdengar akrab, bahkan dekat dengan telinga Indonesia, tetapi di dalam tradisi Belanda, nama-nama itu membawa jejak sejarah yang panjang—tentang agama, perdagangan, kolonialisme, dan interaksi lintas budaya yang membentuk negeri kecil di Eropa Barat itu. Seperti banyak masyarakat Eropa lainnya, sistem penamaan Belanda hariContinue Reading

Nama seperti Rahul, Priya, atau Arjun terdengar akrab di berbagai belahan dunia, tetapi dalam konteks India, nama-nama itu tidak pernah berdiri sendiri. Mereka selalu membawa lapisan makna—tentang agama, kasta, bahasa, wilayah, bahkan sejarah kolonial. Menyebut nama di India berarti memasuki dunia yang sangat kompleks, di mana identitas tidak disederhanakan, melainkanContinue Reading

Buku Naming Gift Opportunities: How to Successfully Secure More Naming Gifts (Stevenson, Inc., 2013) pada pandangan pertama tampak sebagai panduan teknis bagi praktisi fundraising. Namun, jika dibaca lebih dalam—terutama dari perspektif onomastika, antropologi, dan studi kekuasaan—buku ini sesungguhnya membuka satu lanskap penting: bagaimana nama diproduksi, dinegosiasikan, dan dipertukarkan dalam ekonomiContinue Reading

Nama seperti Muhammad, Fatimah, atau Abdullah begitu akrab di telinga kita, seolah-olah mereka hanya penanda identitas yang sederhana. Namun dalam tradisi Arab, nama tidak pernah sesederhana itu. Ia adalah rangkaian makna—kadang pendek, kadang panjang—yang menyimpan jejak keluarga, iman, reputasi, bahkan perjalanan hidup seseorang. Menyebut sebuah nama berarti membuka pintu menujuContinue Reading

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14