Di Roma kuno, tidak seperti aktor dan hakim, wanita tidak berbicara di depan umum. Akibatnya, nama mereka sebagian besar hilang dari catatan. Demikian juga, dalam Alkitab, wanita lebih sering tidak disebutkan namanya daripada pria. Penghapusan ini juga terlihat dalam sumber-sumber abad pertengahan: ”sebagian besar dokumen ditulis oleh pria, untuk pria,Continue Reading

Kami mengeksplorasi apakah nama depan asal agama terus memiliki konotasi agama untuk Protestan dan Katolik dalam budaya AS di mana penamaan sebagian besar sekuler. Kami menggunakan data Survei Sosial Umum tahun 1994 untuk memeriksa beberapa pertanyaan: (1) apakah ada perbedaan Protestan-Katolik dalam kategori nama yang luas (Perjanjian Lama, Perjanjian Baru,Continue Reading

Dokumen-dokumen dalam arsip pengadilan kerabian terakhir Tripoli berlangsung sekitar 90 tahun, dari tahun 1872 hingga 1960, dan berisi sekitar 250 nama pribadi (500 contoh), sebagian besar milik anggota komunitas Yahudi yang hidup pada periode ini, yang ditandai oleh perkembangan sejarah, budaya dan demografi yang penting. Makalah ini menyajikan analisis kumpulanContinue Reading

Berbicara atas nama sendiri sebagai seorang wanita, dan atas nama semua wanita, adalah tindakan konstitutif pendiri yang menandai seluruh sejarah feminisme abad kesembilan belas dan kedua puluh. Memang, pada setiap periode puncak mobilisasi emansipasi perempuan, isu nama keluarga perempuan (nama keluarga, nama belakang) telah diangkat dari sudut pandang kritis. PadaContinue Reading

Orangtua mungkin menderita karena nama anggota baru keluarga mereka – tetapi jarang yang memperkirakan bahwa urusan nama anak bisa berakhir di sebuah pengadilan. Bagaimanapun, dalam beberapa tahun terakhir, hakim di seluruh dunia harus mengintervensi dan menantang keputusan orangtua: nama Nutella, dilarang di Prancis; Cyanide (sianida) dilarang oleh hukum di Inggris,Continue Reading

Sebagai kelompok etnis terbesar di negara Muslim terbesar di dunia, orang Jawa menduduki posisi yang sangat strategis (dalam istilah demografis sederhana), karena praktik mereka dapat memberikan petunjuk tentang tren di wilayah tersebut. Sementara banyak pengamat memusatkan perhatian pada jilbab dan tanda-tanda visual lain dari tumbuhnya religiusitas di daerah tersebut, praktikContinue Reading

Secara tradisional, nama-nama Jawa bisa menjadi penanda klasifikasi sosial (kelas priyayi, kelas santri, kelas abangan, kelas bawah, kelas bangsawan, dan lain-lain), sekaligus sebagai penanda waktu atau kondisi ketika mereka dilahirkan. Namun, dalam 30 tahun terakhir, tradisi penamaan tersebut semakin ditinggalkan oleh generasi baru orang tua di Jawa dengan menggunakan nama-namaContinue Reading

1 2 3 4