Loading...

 

Website ini diinisiasi melalui riset yang dikembangkan oleh Askuri (Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia) dan Joel Kuipers (George Washington University, Amerika Serikat). Keduanya berkolaborasi dalam tema riset tentang “Politik Penamaan”, sebuah pendekatan baru dalam ilmu sosial yang menjadikan dinamika penamaan sebagai lensa untuk menginterpretasikan dinamika sosial dan budaya.


Askuri, seorang dosen di Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia, menyelesaikan disertasi S3 dengan tema “The Growth of Arabic Naming in Java: The Politics of Naming in Islamizing Indonesia”. Ia pernah meraih Research Award dari National Academy of Sciences (NAS), Amerika Serikat, melalui program Partnerships for Enhanced Engagement in Research (PEER) tahun 2017. Pada tahun 2019, ia juga mendapatkan Research Award dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melakukan riset tentang “Politik Penamaan Generasi Millenial Indonesia dalam Membangun Identitas Nasional”.


Joel Kuipers, seorang profesor antropologi linguistik dari George Washington University, Amerika Serikat. Ia sudah menginisiasi riset tentang bahasa-bahasa lokal di Indonesia sejak 1978. Pada tahun 2013, ia meraih Research Award dari National Science Foundation (NSF), Amerika Serikat, untuk melakukan riset tentang linguistic piety di Indonesia: bagaimana orang Indonesia mengartikulasikan kesalehan melalui bahasa. Hampir setiap tahun ia berkunjung ke Indonesia untuk selalu meng-upgrade data terbaru tentang perkembangan bahasa-bahasa komunitas di Indonesia.


 

Dalam jangka waktu ke depan, riset ini akan terus-menerus dikembangkan bersama isu-isu aktual yang relevan. Kami terbuka untuk bekerjasama dengan siapapun untuk mengambangkan riset the politics onomastics ini, baik pendanaan, jejaring implementatif, maupun pengembangan keilmuan.

Sementara ini, beberapa tema riset ini telah didukung secara penuh oleh beberapa pihak. Kami sangat berterimakasih atas dukungan yang sangat berharga ini, dan sangat terbuka untuk dukungan-dukungan berikutnya dari berbagai pihak.


Melalui skema RISPRO Kebijakan, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah memberikan dukungan finansial terhadap riset ini pada tahun 2019-2020, melalui skema RISPRO Kebijakan.


Sebagai basis aktivitas penelitian, Universitas Aisyiyah Yogyakarta telah memberikan dukungan kelembagaan yang luar biasa dalam mendukung riset ini sejak dari awal, dan akan tetap seperti itu dalam waktu mendatang.


Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (DIKPORA) Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta telah menjadi mitra yang sangat produktif dalam mendorong kebijakan introduksi tema penamaan Jawa melalui kurikulum pendidikan bahasa Jawa sebagai muatan lokal. Mereka juga akan mengagendakan perubahan kurikulum yang mengintegrasikan tema penamaan Jawa sebagai salah satu kompetensi dasar dalam kurikulum ini. Dalam beberapa hal, DIKPORA bahkan telah mengimplementasikan kurikulum baru hasil riset ini di beberapa sekolah tingkat SMA/MA/SMK, meskipun baru terbatas pada kelas 10.


Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman telah menjadi mitra yang sangat produktif dalam mengimplementasikan kurikulum hasil riset ini di beberapa sekolah tingkat SD/MI dan SMP/MTs, meskipun baru terbatas pada kelas 5 dan 7.